RSS

CAKE PISANG TANPA MIXER


Assalamu'alaikum..
Bismillah...

Kemarin iseng bikin cake pisang, tapi tetep masih males megang dan ngeluarin dan nyuci dan mberesin mixer. Jadiii...browsing resep cake pisang tanpa mixer. Ada siiihhh di buku primbonku, tapi koq nggak yakin. Akhirnya browsing dapet juga resep yang sama dan banyak yang bilang oke. Ya udah dehhh...eksekusi ajah. Udah dari minggu lalu niatnya, tapi rasanya nggak kepengen eksekusi alias M.A.L.A.S. Penyakit yang lebih lama bercokolnya daripada ngilangnya. Ahahahahahaha.....

Begitu dieksekusi...lha koq enak bangetttt....padahal cuma pake 2,5 pisang ambon yang udah kelewatan matengnya, kelamaan disimpan dan dijadikan niatan suci di kulkas. Kikikikik.... tetep aja rasanya maknyosss banget. Sumpah dehhh ini enaaaakkk bangeeeettt....

Sayangnya, kemarin cuma moto di hp dan udah kuapus! Duuuhh dodol banget.. Posting dulu aja dehhh resepnya, fotonya belakangan. Rencanya besok kamis mau buat lagi koq.. Insya Alloh sihhh...,mau buat oleh-oleh ke Bandung dan Jatibening, ke rumah eyang-eyangnya Arga-Aufar. Aku foto trus aplot deehh...

Resepnya biasaaaaa....nguplek resep rekomendasinya NCC. Ini karya mbak Nia Annisa. Sumpah enak bangettt...ngett...ngett...

Ini dia resepnya, aku ikutin plek kecuali jumlah pisangya aku korting karena sesuai dengan adanya di kulkas, tapi rasa pisangnya tetep kerasa banget.

CAKE PISANG tanpa mixer
by: Nia Annisa - NCC

Bahan kering:

  • 200 gr terigu (aku pake segitiga biru)
  • 150 gr gula pasir
  • 50 gr gula aren/palem (aku pake gula aren)
  • 2 sdt baking powder
  • 1 sdt baking soda
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt bubuk kayu manis

Bahan basah:


  • 175 ml minyak goreng/unsalted butter (aku pake 100 ml margarin cair dan 75 ml minyak,gak keasinan dan tetap moist)
  • 3 butir telur
  • 4-6 pisang ambon matang yang dilumatkan (aku cuma pakai 2,5 buah yang matang sangat dan tetap kerasa)

Cara bikin:


  1. siapkan oven suhu 180 dC atau kukusan api sedang
  2. campur semua bahan kering sambil diayak (kecuali garam dan gula pasir), lalu aduk rata
  3. campur semua bahan basah
  4. masukkan bahan kering ke dalam bahan basah sedikit demi sedikit sambil diaduk
  5. tuang ke dalam loyang yang telah diolesi margarin dan kertas roti atau margarin dan taburi terigu sedikit kalau nggak pake kertas roti
  6. panggang dalam oven kurleb 30-40 menit, jangan lupa tes tusuk ya...
  7. atau kukus kurleb 20 menit
** Kalau mau lebih bervariasi bisa juga diberi taburan kacang almong, chocochip, atau irisan pisang tipis-tipis. Atau bisa juga diberi coklat bubuk yang diayak 2 sdm  atau chocochip ke dalam adonan, jadi deeehhh....Cake Pisang Coklat yang sedap top markotop.

Silakan dicoba... Dijamin ketagihan dehhh... Seperti siahhh...ketagihan bikin karena simple dan enaknya pake banget. Bisa buat hantaran kalo main ke rumah ortu/mertua... Seperti saiaaaahhh...besok Insya Alloh.

Selamat mencoba ya!



/bundi



HOMESCHOOLING : Charlotte Mason (1)


Assalamu'alaikum wr.wb.
Bismillah...


Mau mencoba share, metode HS ala Charlotte Mason. Saya bagi beberapa bagian, sesuai dengan bab yang udah saya baca dan pahami betul teorinya. Kalau prakteknya, tentu saja belum. Kalau sedikit-sedikit sihhh...,terutama mengenai buku-buku standar CM, udah saya kumpulin sedikit-sedikitlah.. Semuanya saya kutip dari buku Cinta yang Berpikir karya Ellen Kristi, seorang praktisi HS ala CM.

Kenalan yuk..., sama Charlotte Mason
Charlotte Mason adalah seorang perempuan kelahiran Inggris tahun 1842 yang menikmati pendidikan di rumah dari orang tuanya sebelum ia menjadi seorang yatim piatu di usia belinya, 16 tahun. Masa dewasanya, ia berprofesi sebagai  seorang guru di Inggris era Queen Victoria, tapi ia bukanlah seorang guru biasa. Pemikiran dan filosofinya menentang arus kebanyakan di era itu. 

"Di saat para edukasionalis menganggap anak-anak adalah seperti ember kosong yang menunggu untuk diisi oleh para pendidiknya, atau ranting pohon yang bisa dibengkok-bengkokkan ke arah manapun sesuai keinginan, seorang Charlotte meyakini anak-anak adalah jiwa dengan kedalaman dan kekayaan spiritual tak terbatas, seperti obor penuh minyak, yang hanya menunggu percikan api kecil untuk menyala." (Ellen Kristi, Cinta yang Berpikir, hlm. prolog)

Cita-cita mulia seorang Charlotte Mason adalah anak-anak bisa terdidik dengan pendidikan sebaik-baiknya, pendidikan yang mempunyai filosofi kuat, mengakar pada diri dan karakter anak-anak, bisa dipraktekkan dan mengoptimalkan segenap potensi fisik, intelektual, mental, dan spiritual setiap anak, juga memastikan anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang membawa kebaikan pada masyarakat. Ia menganggap pendidikan terbaik adalah pendidikan di rumah, karena pengaruh dari rumahlah yang akan memberikan kesan mendalam pada diri anak yang akan menentukan karakter dan karirnya kelak.

Gaya belajar yang digaung-gaungkan oleh Charlotte adalah seperti ini:
1. jam belajar singkat (hanya 2,5 jam untuk anak kelas 1-3 sd, tapi mencakup materi-materi utama)
2. menggunakan materi berkualitas yang disebut living books
3. tanpa lembar kerja dan hafalan-hafalan
4. mata pelajaran bervariasi
5. tidak ada PR
6. tidak ada ranking
7. banyak praktek (hand on)
8. ada apresiasi seni
9. jadwal tetap di siang sampai sore untuk menjelajah alam dan bermain bebas

Hasil dari pembelajaran ala Charlotte Mason yang sudah ia buktikan dan lihat sendiri adalah anak-anak menunjukkan kemampuan luar biasa untuk memusatkan perhatian, cinta pada proses belajar, berpikir tajam, senang sekali membaca buku-buku 'kelas tinggi', dan pengetahuan yang luas. Bahkan anak-anak itu mampu menceritakan kembali (menarasikan, metode paling utama dalam CM ini) suatu bacaan hanya dengan sekali dibacakan, bahkan berbulan-bulan setelah bahan itu dibacakan!

Jiwa seorang anak itu selalu menunggu untuk digugah, dan sekalinya tergugah, itu akan selamanya terbangun untuk mencintai pengetahuan dan kehidupan, dan pada akhirnya seorang anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berwawasan luas penuh ide-ide brilian dengan karakter luhur yang berangkat dari tertanamnya kebiasaan-kebiasaan baik.

Menarik banget khan ya....pendidikan ala Charlotte Mason ini. Prakteknya susaaaaahhhh deeehhh yaaaa... Si emak mesti sabar...bar..bar... Konsep dasar HS itu menjadikan anak sebagai pembelajar mandiri. Artinya, si anaklah yang akan menentukan arah dia mau belajar apa, caranya gimana, waktunya berapa lama, sama siapa, dsb... Ini nihh...kayak Arga sekarang, saya pengeeeeennnn banget Arga itu bisa senang gambar (saya nggak bisa gambar siiihhh, dan suka ngiri gitu sama teman-teman yang anaknya jago gambar, hehehehe....-HSmacamapasayaini-). Semua udah saya siapkan, situasi udah dikondisikan, eeeehh...cuma betah 3 hari-an deh...Hahahaha.... Plis deh buuuunnnn...udah tau kan, ilmunya koq yo masih mekso... *nice try saya*

Lanjuuuutt nanti yaaaa..... tentang filosofi pendidikan ala CM. Mbaca lagi dulu, biar bisa ngeringkas dengan enak. Saya lagi belajar untuk lagi-lagi mencintai buku nih... Semoga berhasil...


/bundi




English Fun Learning : READING EGGS


Aasalamu'alaikum wr. wb.
Bismillah...

Mau cerita niiihh....,tentang mainan barunya anak saya, Arga. Dia sekarang lagi senang-senangnya baca buku. Iyaaa...baca buku. Anak umur 5 tahun sukanya baca buku pengetahuan, macam ensiklopedia sederhana, dinosaurus, ruang angkasa, natgeo junior.. Hahaha...takjub bener saya... Emang sih, dengan kecuekan saya untuk nggak maksa dia bisa baca dan tulis cepat malahan membawa pengaruh positif ke diri anak saya. Dia mulai termotivasi untuk bisa baca sejak di TK A Insan Kamil. Dia kan di sekolah diajarin dikenalin dengan suku kata. Naaahh... bu guru baru  ngajarin ngenalin sampai suku kata du, eeehhh dia udah maju banyak langkahhhh...bisa membaca sendiri. Masha Alloh Subhannaloh Alhamdulillah.... si emak pemalas dan nggak sabaran ini tak perlu ngejar-ngejar dia untuk ngajarin baca. ^_^ *Feeling great*

Dasar sayanya pengen banget Arga suka sama English, makanya saya jungkir balik mikirin metode ngenalin English yang fun ke Arga. Lewat disney junior dengan film favoritnya Jack and The Neverland Pirates, Mickey Mouse Clubhouse, Doc McStuffin, Sofia The First, dan lain sebagainya..belum menghasilkan ketertarikan dia pada English. Malahan dia bilang, "Ma Aga gak suka bahasa inggris aaahhh!!" Toewww....tweeeewwww.... Bagai petir di langit abu-abu mendung mau hujan, saya kaget dan bingung juga. Gimana ini yahhh...caranya supaya dia mau terbiasa dengan English. Kalau maksa, saya tahu...hasilnya bakal NOL, karena motivasinya nggak dari dalam dirinya. Itu tuhh..kaya belajar baca, karena motivasinya dari dalam dirinya sendiri, jadilah proses dia bisa baca buku berjalan cepeeeetttt bangeeeetttt dan surprisingly!

Browsing sana sini...terutama ke rujukan-rujukan HS yaaaa...., kan saya nggak mau ngirim dia ke kursusan, nemulah program ini Reading Eggs. Saya senangnya program ini menyediakan trial selama 14 hari, nggak tanggung-tanggung lamanya! Sekarang Arga sudah menjalani program trial selama 4 hari, dan he is really having  fun! 


Dalam trialnya, disediakan 12 level yang disajikan dalam bentuk map dengan masing-masing map ada 10 lessons. Nah tiap selesai 1 level yang terdiri dari 10 lessons itu, ada quiznya sebanyak 15 pertanyaan. Nah tiap anak ditanyain tentang pelajarannya selama 10 lessons itu, dan ada SERTIFIKATNYA! Lucunya, sertifikatnya terbagi menjadi Gold, Silver, dan Bronze yang dikategorikan berdasarnkan jumlah jawaban yang betul. Hahaha... seru banget deh buat anak-anak. Beneran. Arga sampai saat ini sudah menyelesaikan 2 maps dan lagi menjalani map ketiga di lesson ke-23.  Addduuuuhhhh....mau upload setifikat Arga di sini saya nggak bisaaa.. Huhuhu..gaptek kelas berat deh. Gak bisa pdf file oii.. Gimana cara ngubahnyaaaaa....???? Maafkan yaaaahhhh..... x_x

Sooo....bisalah mulai dicoba buat Ibu-ibu yang nyari kegiatan fun learning buat anaknya yah... Semoga cocok. Kalau cocok, siap-siap dibeli yah... Lumayan mahal, tapi kalo diliat manfaatnya Insya Alloh nggak akan bilang mahal. Apalagi kalau sampai dibandingin sama kalau ngursusin anak di suatu lembaga, pastinya akan jauh lebih mahal. Nah kalo di reading eggs ini bisa tiap hariiii...ditemenin pula sama ibunya. Trully priceless and worthy!

Selamat belajar sambil bermain sama anak-anak yaaaahhh....


kiss..kisss... *smooch*

/bundi



Ngulik Ilmu Homeschooling


Assalamu'alaikum wr.wb...
Bismillah...

Aiiiihhh...sekarang mau lebih sholehah aaahh..memulai segala sesuatu dengan ucapan memuji Alloh. Bukan karena atau supaya apapun sihh...hanya niatan baik untuk hijrah ke arah yang lebih baik. Sah-sah ajo tho...? 

Lama nggak posting...susaaaahhh ammaaaatt sssiiiihhhh yyyaaaaakkkk...mau konsisten blogging. Posting apa aja kek gitu... Padahal saya tuh pengen bisa senang dan mudah untuk menari-nari di atas keyboard, membuat irama ketukan dan menghasilkan sebuah cerita. Pengennya, apaaaaa ajaaaaa bisa jadi cerita. Khan bisa disimpan, untuk suatu saat dibuka, dibaca, diketawain, dijadikan memori. Gitu deeehh maksudnya.

Yoweslah...mau gimana lagi.... This is me and this is what is inside me..

Soooo....HOMESCHOOLING everybody....???? 

Sebulan atau 2 bulan terakhir ini, saya lagi keranjingan baca-baca segala hal yang ada kaitannya dengan pendidikan anak, usia dini maupun usia sekolah. Mulai dari baca-baca file di komunitas HS di dumay (dunia maya, red), dari buku-buku parenting, maupun dari link-link yang diposting teman-teman praktisi HS dumay yang aku follow. Milisnya belum join, lupa euy! Lagi keasyikan baca bukunya.

Kenapa jadi keranjingan? Ya..kenapa yaaahh...udah lama siiiihhh sebenarnya kenal sama web acuan HSer di Indonesia, rumah inspirasi punyanya Mas Aar dan Mbak Lala. Hebatlah keduanya ini..bisa istiqomah menjalankan HS untuk ketiga anaknya dengan segudang aktivitas yang nggak ada matinye...plus juga menjadi inspirator dan sumber informasi HSers lainnya. Saya nyuri ilmu banyak di sini. Tapi saya nggak pandai-pandai deh rasanya. Ternyataaaa... nggak sedikit juga yang merasa sama. Manusiawi punya perasaan kurang ini, kurang itu, takut ini, takut kalau gitu, koq anak dia begini tapi anankku begitu, koq dia umurnya kayak anakku tapi anakku belum bisa, kalau nanti begini gimana, dan kalau-kalau lain sebagainya.

Manusiawi koq...namanya juga manusia, tempatnya salah dan takut. Tapi nggak manusia namanya, kalau dari takut dan salah itu nggak belajar. Insya Alloh, saya termasuk di dalam bagian yang 'mau belajar dari takut dan salah' itu tadi yah... Insya Alloh...

Well....apa sih yang lagi dan sudah saya baca selama keranjingan HS ini? Nggak banyak sih, hanya sumber info dari sumber-sumber tersebut sangat melekat di otak saya. Jadi ada perasaan nagiiiihhh, addicted gitu deh sama ilmu baru ini. Tapiiii...hmmmm.....saya masih takut. :) Hehehehe... 

Ini nih list sumber informasinya:
1. buku ORANGTUANYA MANUSIA, karya Pak Munif Chatib
2. buku CINTA YANG BERPIKIR, Sebuah Manual Pendidikan Karakter Charlotte Mason, karya Bu Ellen Kristi
4. grup di FB INDONESIA HOMECHOOLERS
8. ...dan web-web HSers yang masih saya intip-intip walau belum konsisten jadi belum bisa disebutkan nih alamatnya

Intinya semua sama:
1. every child is unique
2. every child deserve to have the rights to explore aaanythiiiiiing he/she is interested at time while parents supply the needed materials and best effort answers to the quetions asked
3. every child learns by asking, not answering
4. parents should maintain a child's interest in studying not growing the interest, thus he/she was born with interests

Jadiiiii.....sekolah atau sistem atau metode pendidikan mana yang bisa mengakomodasi ini semuaaaaaa?????
Yaaaaa....yaaaa.....adaaaa siiiihhh....buat yang punya duit banyak, bukan buat orang kebanyakan.

Ya udah deeehhh...nyelem lagi dulu...ngumpulin keberanian dan ilmu sebluas-luasnya untuk bisa memberikan yang terbaik buat anak-anak, pelita hidupku...Argadhia dan Aufaryan.


With lots of loves and thoughts,
/bundi

Copyright 2009 Inspirasi dan Cinta Bunda untuk Arga dan Aufar. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates